1

berita

Apa Itu Furfural?

KC BRUNING

Furfural adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan organik yang biasanya diproduksi untuk keperluan industri. Ini terutama terdiri dari produk sampingan pertanian seperti sekam gandum, dedak, tongkol jagung, dan serbuk gergaji. Beberapa produk yang digunakan termasuk pembunuh gulma, fungisida, dan pelarut. Ini juga merupakan elemen yang familiar dalam produksi bahan bakar transportasi dan dalam proses pemurnian minyak pelumas. Bahan kimia juga merupakan elemen dalam produksi beberapa agen industri lainnya.

urfural adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan organik yang biasanya diproduksi untuk keperluan industri.

Saat diproduksi secara massal, bahan kimia tersebut dibuat dengan memasukkan pentosan polisakarida melalui proses hidrolisis asam, artinya selulosa dan pati dari bahan basa diubah menjadi gula menggunakan asam. Dalam wadah kedap udara, furfural bersifat kental, tidak berwarna, dan berminyak, serta memiliki aroma seperti almond. Paparan udara dapat mewarnai cairan dalam nuansa kuning hingga coklat.

Furfural agak larut dalam air dan larut sepenuhnya dalam eter dan etanol. Selain kegunaannya sebagai bahan kimia soliter, juga digunakan dalam produksi bahan kimia seperti furan, furfuyl, nitrofurans, dan methylfuran. Bahan kimia ini juga digunakan dalam pembuatan produk lebih lanjut, termasuk bahan kimia pertanian, farmasi, dan stabilisator.

Ada beberapa cara manusia melakukan kontak dengan furfural. Selain paparan bahan kimia selama pemrosesan, dapat ditemukan secara alami di beberapa jenis makanan. Paparan cahaya seperti ini belum terbukti berbahaya.

Paparan furfural yang berlebihan bisa menjadi racun. Dalam tes laboratorium pada manusia dan hewan, ditemukan bahwa furfural dapat menyebabkan iritasi pada kulit, selaput lendir, dan mata. Itu juga dilaporkan menyebabkan ketidaknyamanan pada tenggorokan dan saluran pernapasan. Beberapa efek jangka pendek yang dilaporkan dari paparan bahan kimia di area dengan ventilasi yang buruk termasuk kesulitan bernapas, lidah mati rasa, dan ketidakmampuan untuk merasakan. Kemungkinan efek jangka panjang dari jenis paparan ini dapat berkisar dari kondisi kulit seperti eksim dan fotosensitisasi terhadap masalah penglihatan dan edema paru.

Furfural pertama kali digunakan secara luas pada tahun 1922 ketika Quaker Oats Company mulai memproduksinya dengan kulit gandum. Oat terus menjadi salah satu cara paling populer untuk membuat bahan kimia tersebut. Sebelumnya, itu hanya biasa digunakan di beberapa merek parfum. Ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1832 oleh Johann Wolfgang Döbereiner, seorang ahli kimia Jerman yang menggunakan bangkai semut untuk membuat asam format, dimana furfural merupakan produk sampingannya. Semut diyakini efektif menciptakan bahan kimia tersebut karena tubuhnya mengandung bahan tanaman yang saat ini digunakan untuk diproses.


Waktu posting: 13 Agustus-2020